Sunday, October 30, 2011

I Have My Own Business



Bisnis Boneka Flanel adalah bisnis yang telah saya tekuni sejak SMA kelas 2. Berawal dari kegemaran saya membaca buku tentang keterampilan, saya iseng-iseng membeli buku tentang menjahit boneka. Sambil mengisi waktu kosong, saya coba untuk berlatih membuat boneka. Lama kelamaan menjadi hobi dan yang paling menyenangkan, hasil produk boneka buatan saya kerap digemari oleh teman-teman di sekolah. Dari situlah saya mulai mengembangkan hobi saya menjadi bisnis.

Dalam mengembangkan bisnis ini saya mempekerjakan 12 orang karyawan untuk menjahit boneka. Karyawan saya biasanya ibu-ibu dan remaja wanita yang belum mendapat kesempatan untuk melanjutkan sekolah. Awalnya mereka sama sekali tidak memiliki kemampuan dasar dalam menjahit boneka, saya mencoba untuk mengadakan pelatihan menjahit boneka bagi mereka dan alhamdulilah kini mereka kian mahir dan saya sarankan untuk mengembangkan usaha dengan kemahiran membuat boneka ini.

Banyak sekali manfaat yang saya dapatkan dengan mengembangkan usaha boneka flanel ini, selain dapat membuka lapangan pekerjaan bagi banyak orang, mampu memperoleh pendapatan sendiri dan lebih mandiri secara finansial, saya juga pernah diwawancarai oleh beberapa radio swasta sebagai entrepreneur muda. Sungguh pengalaman yang luar biasa dan saya sangat bersyukur akan hal itu.

Saat di SMA, saya diterima sebagai siswa akselerasi di SMA 81. Siswa akselerasi pada umumnya harus mengambil jurusan IPA dan harus mampu menyelesaikan pendidikan SMA dalam waktu 2 tahun.

Awalnya saya tidak bercita-cita untuk menjadi seorang entrepreneur. Namun kegemaran saya terhadap dunia bisnis sudah tampak sejak saya masih kecil. Waktu masih SD, saya suka menjual pernak-pernik jepit rambut, kertas surat, stiker, dll. Masa SMP saya suka menjual sandwich untuk sarapan pagi teman-teman sekelas. Masa SMA di kelas akselerasi saya mulai merintis usaha boneka flanel.

Cita-cita saya ingin menjadi Menteri Sosial Republik Indonesia, karena cita-cita tersebut sesuai dengan kecintaan saya dengan dunia sosial. Saya aktif di berbagai kegiatan sosial, seperti Yayasan Penyantun Anak Asma (YAPNAS), dan sampai pada akhirnya di tahun 2008 saya membuat group relawan yang saya beri nama Pelangi (Peduli Anak Untuk Negeri). Pelangi adalah organisasi relawan yang peduli terhadap pendidikan anak, relawan mengajar ilmu dasar kepada anak-anak kurang mampu secara suka rela. Saya merasa bahagia dengan banyak memberi dan melakukan kegiatan sosial. Saya ingin menjadi manusia yang berarti bagi orang banyak.


Orang yang sukses bukan lah orang yang paling pintar atau paling kaya, melainkan orang yang paling membawa manfaat bagi orang banyak.


Dika Restiyani
Muslimah Beauty 2011

Friday, October 21, 2011

MUSLIMAH BEAUTY 2011



Alhamdulillah diberi kesempatan oleh Allah s.w.t. sebagai Duta Fashion Muslim Indonesia - Muslimah Beauty 2011


"A crown on your head means responsibility"

And here is..my journey as the Muslimah Beauty 2011

-Pengalaman Pertama kali Memakai Jilbab-
Pertama kali pakai jilbab,kelas 1 SMP. Dulu sempet pengen pakai jilbab pas SD, tapi sama Ibuku disuruh untuk memantapkan hati dulu.

Kata Ibu, sekali memutuskan utk berhijab jangan 'dilepas-pakai' lagi... jilbab itu bukan hanya untuk main-main atau sekedar fashion semata.

Beranjak SMP,aku sempat jadi vocalist band di sekolah & memenangkan kompetisi band. Wah,rasanya seneng bgt waktu itu.. :)
Anak muda mana yang enggak suka berada di atas panggung dengan sorak sorai penonton yang suka dengan performance kita, alhamdulilah menang pula. Namun...malam nya setelah menang kompetisi band itu, aku mengambil air wudhu..lalu melaksanakan sholat maghrib. Itu adalah momen dimana pertama kalinya aku sholat dengan sangat khusyuk, seakan aku bisa merasakan kehadiran Allah di hadapanku.... Sampai akhirnya aku menangis saat sholat...di saat aku mengucapkan ayat2 suci Al-Quran, seakan seperti ada yang menyuruhku utk menutup aurat, memakai jilbab.

Saat Itu adalah momen dalam hidupku yang aku tidak pernah mampu untuk menjelaskannya dengan kata-kata... Perasaan yg teramat sangat dalam... Dalam waktu seketika luluh semua rasa bangga yg aku rasakan ketika aku memenangkan kompetisi...disitulah Allah memberi ku hidayah.

Bayangan utk memakai jilbab terus menjalar di pikiranku,perintah itu semakin tegas & jelas..aku terus menangis haru... Dalam keadaan masih memakai mukena dan wajah sembab krn menangis, aku menghampiri Ibuku.."Bu,aku mau pakai jilbab",ujarku. Ibuku mengira bahwa aku ingin pakai jilbab utk mengaji,dijawabnya:"Ya udah,ambil aja jilbab nya di lemari Ibu.mau ngaji kan?"

Aku mengulang kata2 ku lagi,"Bu...aku mau pakai jilbab..", airmataku pun jatuh.Ibu kaget,"ya udah ambil Aja di lemari Ibu dek." Aku menatap Ibuku dalam isakan tangis,"Bu...aku mau pakai jilbab,,insyaAllah untuk selamanya".

Semenjak itu, jilbab adalah komitmen ku kepada Allah s.w.t.
Keesokan harinya, aku mengenakan Baju seragam berlengan panjang...rok panjang warna biru khas anak SMP,dan kerudung putih.

Saat pertama kali ke sekolah pakai jilbab, seluruh siswa yg ada di koridor sekolah menatapku heran."Dika lo kenapa?." Orang mulai berbisik-bisik,"itu bukannya yg menang lomba band kemarin ya?","koq tiba2 berjilbab?".

Aku berjalan dengan memberanikan diri...dalam keadaan semua orang menatapku heran sepanjang koridor sekolah. Ya Allah...kaki ini gemetaran menghadapi tatapan org2 yg penuh heran.aku mencoba utk tetap tegar.

Ada juga komentar2 orang yg bilang,"hah? Dia pake jilbab? Halaaah....SHOLAT AJA BELOM BENER!",aku pun beristigfar mendengarnya. Dan yang paling menyakitkan adalah, orang yang komen seperti itu adalah org yg pernah aku tolong saat dia sakit muntah2 dulu di kelas. Aku pun segera ke kamar kecil utk menghapus airmataku krn mendengar komentar2 yg membuatku sedih. 

Komentar terus berdatangan di hari pertama memakai jilbab. Ada yang berkomentar, "Pake jilbab gak panas apa Dik?, gwe aja yang gak pake kepanasan", Aku pun menjawab,"gak apa-apa kepanasan di dunia, yang penting gak kena panas di akhirat" sambil senyum. Salah satu teman band ku pun ada yg berkomentar,"loe kenapa pake jilbab sih Dik?".lalu aku memutuskan utk keluar dari band.

Alhamdulillah...aku tetap mempertahankan jilbab ku. Sampai saat ini sudah hampir 11 tahun aku berhijab. Semakin lama aku semakin nyaman dengan hijabku...aku suka fashion, bisa tetap modis meskipun berhijab.

Bagiku, berhijab bukanlah suatu beban...aku tetap bisa modis, berprestasi, dan berkarir di dunia modeling meskipun berhijab.
Jilbab bukanlah halangan untuk berprestasi :)

Allah pasti punya alasan yg baik jika memerintahkan sesuatu kpd hambaNya. Wanita diciptakan oleh Allah s.w.t. dgn penuh keindahan.Allah ingin kita terjaga,krn itu Allah perintahkan utk menutup aurat.

Jadilah wanita yang mulia bagi Allah & seluruh ciptaan Nya dengan menutup aurat mu. Rasakan indahnya berjilbab. Bagiku perintah berjilbab bukanlah beban, melainkan wujud nyata kasih sayang Allah kepada kita.

-Diskriminasi terhadap jilbab-
Aku pernah mengalami diskriminasi saat mengikuti suatu kompetisi. juri memintaku untuk melepas jilbab, jika tidak bersedia maka nilai akan dikurangi. Dengan tegas aku berkata,"Maaf Pak,jilbab adalah komitmen saya kepada Allah s.w.t." Juri memintaku utk melepas jilbab dihadapan kontestan lainnya....alhamdulillah aku menolak, dan alhamdulilah akhirnya kalah dalam kontes itu. Tidak apa2 aku kalah dalam kontes tersebut karena mempertahankan jilbabku, namun insyaAllah aku adalah pemenang bagi Allah SWT.

-Muslimah Beauty 2011-
Sampai akhirnya aku mendapat info tentang kontes Muslimah Beauty dari seorang teman bernama Firda. Awalnya aku ragu-ragu untuk mendaftar, karena sedang kuliah di Singapore. Lalu Firda berkata, "ikutan aja Dik..lagian juga daftarnya online kok. Apa sih susahnya tinggal click doang". Aku pikir-pikir, iya juga ya..apa ruginya tinggal daftar online aja. Akhirnya aku mendaftar.

Saat itu aku sama sekali tidak terpikir untuk dapat memenangkan kontes ini, yang ada cuma niat kalo seandainya dapat hadiah umroh aku pengen banget ajak Ibuku untuk umroh bareng. Beberapa waktu belakangan ini Ibuku terus bilang bahwa beliau sangat ingin ke Mekah..Mau lihat Ka'bah dan berdoa. Aku sangat ingin mewujudkan keinginan beliau. Aku juga lihat hand-phone Ibu ku sempet rusak,dan pengen banget beliin Ibu hp yg baru dan yang bagus punya untuk beliau. Itu niat awalku waktu pertama kali ikut ajang Muslimah Beauty..simple kan? Tapi intinya ingin membahagiakan orangtua :)

Dari 1.170 peserta yg daftar, diseleksi lagi menjadi 50, kemudian jadi 10 besar. Alhamdulillah aku masuk ke 10 besar! ih..beneran deh, gak nyangka banget. 10 besar finalis Muslimah Beauty diharuskan karantina selama 3 hari. Waktu itu aku lg kuliah, dan bingung mau minta izin ke kampus gimana. Temenku di Nanyang kutu buku semua, yang kerjaan nya baca buku di perpus terus..terus masa' tiba2 aku izin ke dosen bilang mau ikut beauty pageant? hehe.. :p

Oh iya, waktu seleksi dari 50 besar ke 10 besar finalis, aku diminta untuk membuat video profile. Berikut ini video profile ku yang sudah dibantu temanku , Bang Avo dan Bang Alif, dalam pembuatannya:





Akhirnya aku berangkat ke Jakarta, tanpa kasih tau kampus alasan spesifiknya apa. Hanya izin aja. Saat karantina, aku merasakan pengalaman yg luar biasa. Bagiku Muslimah Beauty seperti bukan kompetisi,melainkan wisata rohani. Jujur aku merindukan saat-saat dimana bisa mengaji bareng, sholat Tahajud berjamaah, dengar ceramah seperti saat karantina Muslimah Beauty, karena di Singapore muslim adalah kaum minoritas, dan jadwal kuliah ku di NTU sangat padat. jadi belajar terus, Ibadah pun sendiri.

-Mimpi yang Menjadi Nyata-
Alhamdulilah...masa karantina Muslimah Beauty adalah masa yang sangat menyenangkan,Dan menenangkan hati,seperti sedang wisata rohani. Finalis lainnya pun juga sangat suportif. Kami bahkan suka saling belajar bgmn cara pakai jilbab dgn style masing2.Subhanalah.
Jadi gak Ada tuh yg namanya 'cat fighting' atau persaingan tidak sehat di ajang Muslimah Beauty 2011. kita malah kyk sodara..akrab satu sama lain.

Yang luar biasa pas Grand Final, rasanya kayak mimpi. Ada Tompi,salah satu penyanyi jazz favorit ku yang dari dulu aku gak pernah kesampean untuk nonton konsernya secara langsung. 

Performance by Tompi on the Grand Final Muslimah Beauty 2011 (Foto: detik.com)


Lalu ada model Muslimah favoritku, Mbak Inneke Koesherawaty. Aku nge fans bgt sama Mbak Inne yg cantik dgn hijabnya. Lalu aku kesampean mengenakan Baju rancangan tante Irna Mutiara, gaun pengantin Irna La Perle yang indah pas tanya jawab dengan juri di atas panggung. Alhamdulilah aku juga fashion show pakai Baju rancangan Dian Pelangi, Boyonz Ilyas, Malik Moestaram, Merry Pramono, Najua Yanti, dan Shafira yang bagus-bagus banget pas malam final.

Semua itu adalah impianku..Subhanalah, rasanya bener-bener seperti mimpi...! aku bahkan pernah berucap "pengen deh bisa ke Paris,buat modeling", dan alhamdulillah wa syukurilah kesampean juga... :D


Saat Grand Final, kesepuluh finalis mengaji bersama dan unjuk bakat. Berikut ini video unjuk bakat ku:




Kemudian setelah unjuk bakat, pengumuman 5 besar finalis. Alhamdulilah aku mendapat nilai tertinggi dari juri saat pengumuman 5 besar. Lalu kelima finalis mengikuti sesi tanya jawab (Q&A) dengan juri. Berikut video saat aku menghadapi Q&A:




Alhamdulilah...Q&A berjalan dengan lancar berkat banyak berdoa minta diberi kelancaran lisan sama Allah :) Kemudian tibalah saat-saat paling menegangkan...yaitu pengumuman pemenang Muslimah Beauty 2011.

Pada saat pengumuman juara 1 Muslimah Beauty 2011...aku terus berdoa sama Allah saat di atas panggung. "Ya Allah...jika memang ada yang lebih pantas & lebih baik utk Engkau beri amanah sebagai Muslimah Beauty,maka aku ikhlas... tapi apabila memang amanah sebagai Muslimah Beauty ini Engkau percayakan kepadaku,aku memohon kekuatan dariMu Ya Allah..."



Sesaat setelah aku berdoa kpd Allah,aku mendengar dewan juri memanggil namaku.."pemenang Muslimah beauty adalah..Dika Restiyani!". Sentak aku langsung sujud syukur di atas panggung.....meletakkan dahi ku ke bumi,bersujud kpd Allah s.w.t.
Dalam sujud, aku berdoa..alhamdulillah Ya Allah,Engkau telah memilihku utk menjalankan amanah besar ini.aku memohon kekuatanMu

Alhamdulillah...setelah itu aku di crowning langsung dengan Mbak Inneke, rasanya benar2 seperti mimpiiii... :) 

Di crowning langsung oleh model Muslimah favoritku, Mbak Inneke Koesherawaty (Foto: detik.com)


Sebelum nya waktu sebelum penentuan 10 besar finalis Muslimah Beauty 2011, aku sempat bermimpi melihat Ka'bah. Alhamdulilah ternyata mimpi itu sebuah pertanda baik dari Allah SWT.

Selama karantina Muslimah Beauty 2011 sampai Grand Final, aku terus berpuasa..meminta kekuatan dan ketentuan terbaik dari Allah. 
Setelah Grand final, besoknya aku langsung kembali ke Singapore dan langsung masuk kuliah. Akhirnya pihak kampus tau aku ikutan Muslimah Beauty. Aku mendapat email official dari NTU. Sempet deg-deg an waktu mau buka emailnya, karena kupikir kampus bakal melarangku untuk ikut kegiatan Muslimah Beauty.

Ternyata...pas aku buka email tersebut, isinya: "Congratulations Dika Restiyani for winning the Muslimah Beauty 2011.We are very proud of you". Langsung lemes bacanya, antara lega & haru. Ternyata kampus heboh banget atas kemenangan ku & alhamdulillah aku mendapat dukungan penuh dari kampus. Gak lama kemudian, aku dihubungi pihak kampus bahwa mereka ingin mempublikasikan aku di media-media Singapore & juga Malaysia,alhamdulilah..Mungkin ini jalan yang di ridhoi Allah, sehingga berkah dan diberi kemudahan.


Sekian dulu cerita singkat dari aku, semoga bisa membawa bermanfaat. Dengan segala kerendahan hati aku menulis kisahku bukan utk dikagumi atau disanjung, aku hanya ingin menulis karena Allah SWT semata. Aku berharap,apa yg telah aku tulis tadi bisa bermanfaat & menambah keimanan yang membacanya kepada Allah SWT..memantapkan hati utk selalu bertakwa kepada Nya.amin..amin..Ya Robal Alamin..



Salam,

Dika Restiyani
Muslimah Beauty 2011