Tuesday, April 23, 2013

Islam dan Emansipasi


Assalamualaikum,

Berhubung pada tanggal 21 April kemarin kita baru saja memperingati hari Kartini. Kali ini aku ingin menulis bagaimana emansipasi yang ada di dalam Islam. :)

16f4c7b13d6de4cc5b8eeb51923c6778__d2x0006

"Emansipasi", kata ini populer ketika adanya penuntutan persamaan hak antara wanita dan pria dalam segala bidang kehidupan.

Seperti yang kita ketahui, Islam sangat memuliakan wanita dan dalam Islam juga mengenal istilah "emansipasi wanita" dengan tahrir al-marah. 

Dalam Al- Qur'an juga disebutkan bahwa pria dan wanita sebaiknya bekerjasama, saling mengerti, dan saling memperingatkan untuk mengerjakan apa yang disukai dan yang dilarang oleh Allah Swt. Ini bisa dilihat pada Surat At- taubah ayat 7.

Dalam Islam juga telah dikatakan jelas jika Allah Swt. tidak membedakan kaum-Nya entah itu dari fisik ataupun kekayaan tetapi Allah Swt. membedakannya dengan iman dan ketakwaan yang dimiliki oleh masing- masing individu. Jadi, bukan karena cantik atau kaya kita bisa masuk Surga ya.. :D

Hak dan kewajiban antara wanita dan pria pun ada yang sama tetapi juga ada yang berbeda.

Antara wanita dan pria, Islam telah memberikan posisi yang sama antara keduanya :
  1. Dalam segi sosial, wanita berhak untuk berpendapat dalam masyarakat. Bukan hanya pria saja yang bisa menjadi wakil rakyat untuk menyampaikan suara rakyat ke pemerintah, tetapi wanita juga bisa kok. :)
  2. Sedangkan dalam segi hukum, wanita juga memiliki hak untuk memiliki harta. Kedudukan wanita dengan pria sama dalam hal untuk menjadi ahli waris dan memperoleh warisan, sesuai pembagian yang telah ditentukan. Sebagaimana yang tercantum dalam Surat An- Nisa' ayat 7 yang artinya :"Bagi laki-laki ada hak bagian dari harta peninggalan ibu-bapak dan kerabatnya, dan bagi wanita ada hak bagian (pula) dari harta peninggalan ibu-bapak dan kerabatnya, baik sedikit atau banyak menurut bahagian yang telah ditetapkan."
  3. Dan jika dilihat dari segi kemanusiaan, wanita memiliki hak yang sama dengan pria. Seperti, keduanya sama- sama memiliki hak dalam menerima, memberi dan menggunakan harta kekayaannya. Sesuai dengan arti dari surat An- Nisa' ayat 4 : "Berikanlah maskawin (mahar) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan. Kemudian jika mereka menyerahkan kepada kamu sebagian dari maskawin itu dengan senang hati, maka makanlah (ambillah) pemberian itu (sebagai makanan) yang sedap lagi baik akibatnya."
Itulah sedikit informasi mengenai emansipasi dan persamaan hak antara wanita dan pria. :)


Salam,


Dika Restiyani
Muslimah Beauty 2011.

Sunday, April 21, 2013

Sosialisasi Sertifikasi Halal bersama Gubernur DKI Jakarta


Assalamualaikum,

Lagi ingin share ketika menjadi Moderator di acara sosialisasi sertifikasi halal dengan pak Gubernur DKI Jakarta. :)
Bersyukur banget bisa diberi kesempatan lagi untuk menjadi moderator, apalagi yang menjadi narasumbernya adalah Gubernur DKI Jakarta.
Acara ini diadakan pada tanggal 10 April 2013 di Balai Agung.

3f2377cbdfb8efcbdaa1ed140fe2580e_img00160-20130410-1606

Menurutku, acara ini sungguh bermanfaat karena sebagai seorang Muslim untuk memakan makanan halal itu wajib hukumnya.

Memakan makanan halal merupakan salah satu bentuk perwujudan ketaqwaan dan keimanan kita kepada Allah Swt.. Kalo kita sudah berhasil melawan nafsu untuk tidak memakan makanan yang haram, maka kita sudah mengalahkan godaan setan.

Ada beberapa firman Allah Swt. yang menganjurkan umat Islam untuk memakan makanan yang halal :

"Wahai sekalian manusia,makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan karena sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagimu" Surat Al Baqarah :168.

"Dan makanlah makanan yang halal lagi baik (thayib) dari apa yang telah dirizkikan kepadamu dan bertaqwalah kepada Allah dan kamu beriman kepada-Nya" Surat Al Maidah : 88.

1e0629b0fd96b09b73576f02761cafe1_img00156-20130410-1425

4812ab6e64e7478b31bf7ad5f021d78c_editimg00161-20130410-1617

In my opinion, sebenarnya untuk menghindari makanan yang haram tidak begitu sulit, karena umumnya semua yanada dimuka bumi halal terkecuali yang dilarang secara tegas baik itu dalam Al- Qur'an maupun hadits.

Untuk di Indonesia sendiri, sudah ada lembaga khusus yang menangani apakah makanan/minuman tersebut halal untuk dikonsumsi atau tidak yaitu MUI (Majelis Ulama Indonesia).

MUI telah menetapkan beberapa aturan atau syarat yang harus dipenuhi jika ingin mendapatkan sertifikasi halal :
  1. Persiapan sistem Jaminan halal,
  2. Pendaftaran/Penyerahan dokumen mencakup pembayaran dan para audit memorandum,
  3. Pemeriksaan dokumen,
  4. Di audit (dengan catatan,pembayaran lunas),
  5. Rapat auditor,
  6. Analisis lab(Jika dalam analisis Lab,sah & tidak ada unsur haram lanjut ke tahap selanjutnya)
  7. Rapat komisi fatwa,
  8. Persyaratan semua terpenuhi,
  9. Penerbitan sertifikasi halal.
Nah, terus bagaimana perusahaan yang ingin mendaftar untuk mendapatkan sertifikasi halal ini. Berikut ada beberapa prosedur yang telah ditetapkan oleh MUI :
  1. Perusahaan yang mengajukan sertifikasi,baik pendaftaran baru, pengembangan (produk/fasilitas) dan perpanjangan,dapat melakukan pendaftaran secara online. melalui web LPPOM MUI www.halalmui.org atau langsung melalui alamat website: www.e-lppommui.org
  2. Mengisi data pendaftaran: status sertifikasi (baru/ pengembangan/ perpanjangan), data Sertifikat halal, status SJH (jika ada) dan kelompok produk.
  3. Membayar biaya pendaftaran dan biaya akad sertifikasi halal.
  4. Mengisi dokumen yang dipersyaratkan dalam proses pendaftaran sesuai dengan status pendaftaran dan proses bisnis.
  5. Setelah selesai mengisi dokumen yang dipersyaratkan, maka tahap selanjutnya yaitu pemeriksaan kecukupan dokumen
  6. Penerbitan Sertifikat Halal.
Itulah sedikit mengenai informasi ketika aku menjadi moderator dalam acara sosialisasi sertifikasi halal. :)

Jangan lupa untuk terus makan makanan/ minuman yang halal, karena makanan juga bisa mempengaruhi akhlak kita ;)


Salam,


Dika Restiyani
Muslimah Beauty 2011

sumber: www.halalmui.org

Indonesian Young Leaders Forum 2013

Assalamualaikum,


It's time talk about economy. :)

Ingin sekedar share sedikit tentang pembahasan pada saat aku mengikuti Presidential Lecture. Presidential Lecture ini merupakan salah satu rangkaian acara dari Indonesian Young Leaders Forum 2013 pada tanggal 18 April 2013 yang diadakan di Hotel Ritz Carlton, Pasific Place Jakarta.

Acara IYLF dihadiri oleh orang- orang hebat seperti Pak Susilo Bambang Yudhoyono, Pak Anindya Bakrie, Pak Sandiaga Uno, Pak Jokowi, Pak Jusuf Kalla, Pak Teguh Anantawikrama dan masih banyak lagi. Bersyukur bisa diberi kesempatan untuk menghadiri acara ini. :D

Acara yang diadakan oleh HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) ini mengusung tema "Menjaga Stabilitas Nasional Menuju ASEAN Economy Community 2015". Kenapa mereka mengambil tema ini? Ketika aku membaca News Website ternyata hal tersebut berhubungan dengan tahun politik yang terjadi pada tahun 2013 dan 2014. Seperti yang kita tahu, tahun politik itu merupakan tahun yang bisa menciptakan kubu- kubu tertentu karena adanya perbedaan pendapat siapa yang akan mereka pilih dan terkadang beberapa orang terlalu berlebihan untuk mendukung jagoannya. Ketua Badan Pengurus Pusat HIPMI, Raja Sapta Oktohari mengatakan jika pesta demokrasi yang akan terjadi pada April 2014,  banyak orang menjadi galak dan tidak memperhatikan stabilitas lagi. Beliau juga berpendapat bahwa masyarakat Indonesia juga masih banyak yang mudah terprovokasi sehingga situasi dan kehidupan dapat dengan mudah berubah menjadi tidak stabil.


Indonesian Young Leaders Forum adalah ajang pertemuan dan diskusi kalangan pemimpin muda Indonesia. Forum ini membahas mengenai berbagai persoalan bangsa dengan mengutamakan aspek ekonomi.



Pada saat Presidential Lecture, aku lebih memperhatikan dengan seksama karena yang akan berbicara adalah orang Nomor 1 di Indonesia, Pak Susilo Bambang Yudhoyono atau yang akrab dengan panggilan pak SBY. :D


Dalam Presidential Lecture, Pak SBY mengatakan jika kita harus siap menghadapi perubahan ekonomi global yang akan terjadi pada tahun 2015 nanti agar tidak tertinggal atau kalah dari negara- negara lain. Perubahan ekonomi global ini dipicu karena akan diadakannya AEC (ASEAN Economy Community). AEC merupakan perdagangan bebas yang akan terjadi di seluruh negara yang termasuk dalam keanggotaan ASEAN tak terkecuali Indoonesia. Pak SBY juga menyampaikan kalo kita harus tetap optimis jika kita bisa persiapkan, tetapi bukan optimis kosong karena Indonesia memiliki potensi yang besar.

Untuk menghadapi era AEC 2015, Pak SBY menghimbau dan mengajak semua pihak terutama pengusaha- pengusaha muda Indonesia untuk memajukan daya saing. "Birokrasi yang suka menghambat sudah saatnya dihentikan", kata orang nomor 1 di Indonesia ini.Pak SBY mengingatkan jika kita tidak perlu takut untuk menghadapi perubahan ekonomi global ini, jangan melihatnya hanya sebagai ancaman tetapi juga sebagai peluang.

Menurut Pak SBY, Indonesia masih memiliki beberapa masalah yang serius dan harus diselesaikan :
  1. Meningkatkan kapasitas SDM agar bisa bersaing,
  2. SDA yang harus diiringi dengan peningkatan industri yang membuat bahan mentah menjadi bernilai tambah. Karena jika tidak diubah menjadi industri maka kita akan habis,
  3. Persoalan logistik nasional yang menyebabkan harga-harga barang menjadi mahal,
  4. Infrastruktur yang masih minim dan perlu ada percepatan pembangunan, dan
  5. Iklim investasi dan kemudian eksternalisasi yang harus diperbaiki. Seperti perbankan masih dinilai kalah efisien dibandingkan negara-negara ASEAN yang lain.
Itulah beberapa masalah yang dikemukakan oleh Pak Susilo Bambang Yudhoyono yang sebaiknyan harus diselesaikan sebelum kita menghadapi AEC 2015.

Sekian yang aku bisa share dari acara Indonesian Young Leaders Forum 2013. :)

Salam,


Dika Restiyani
Muslimah Beauty 2011.

Saturday, April 20, 2013

SOCIOPRENEUR

Bismillahirrahmanirrahim..

Lama udah gak nulis lagi, :)
Kali ini aku ingin share tentang Sociopreneur. Ini kebetulan sesuai dengan profesi yang aku jalani sekarang dan insyaAllah seterusnya. Aamiin.

97d5b7263d5589a1ddf73202751ca7ba_editimg_5769
Sociopreneur (Usaha membuat boneka flanel)

Sociopreneur. Siapa yang masih asing dengan kata yang satu ini?. Menurutku, mungkin hampir semua orang tau apa itu Sociopreneur jika dilihat dari katanya yang terdiri dari Socio dan Preneur sudah terlihat bahwa yang dikatakan sebagai Sociopreneur yaitu pengusaha yang selalu melibatkan usahanya dengan sosial.

Namanya juga Sociopreneur, tentu tujuannya bukan hanya untuk mencari profit sebanyak- banyaknya dan digunakan untuk memuaskan nafsu diri sendiri, tetapi mau berbagi profit tersebut dan peduli dengan lingkungan sekitarnya. Nah, terus apa bedanya dengan CSR? In my opinion, perbedaan antara CSR dan Sociopreneur terletak dalam melibatkan sosialnya. Kalo CSR, biasanya kita mengenal dengan program charity. Program tersebut digunakan oleh perusahaan sebagai bentuk untuk memenuhi kewajibannya kepada lingkungan tempat perusahaan itu berada. Sedangkan Sociopreneur, selalu melibatkan sosial secara langsung untuk menjalankan bisnisnya. Misalnya, memberikan pekerjaan kepada ibu- ibu rumah tangga yang tidak memiliki pekerjaan tetap untuk melakukan salah satu proses operasional dari perusahaan ataupun yang lain.

Ketika aku mencari artikel mengenai Socipreneur, aku menemukan tips bagaimana cara untuk menjadi seorang Sociopreneur. Menurut Kartika Djoemadi ada beberapa hal yang harus dimiliki jika kita ingin menjadi seorang Sociopreneur. Pertama yaitu kita harus memiliki kebulatan hati untuk menjadi seorang pengusaha dengan dasar fundamental sosial. Kedua yaitu siap menjadi agen perubahan dengan mengemabangkan ide- ide yang bisa menyelesaikan masalah keterbatasan dalam komunitas. Dan yang terakhir yaitu mampu membuat komunitas sejahtera seperti kita dengan merealisasikan ide- ide yang dapat membangun usaha.

Nah, biasanya pertanyaan yang sering aku dengar jika lagi menjadi pembicara seminar tentang bisnis. “Aku mau usaha kak tapi gak ada modal apalagi kan sociopreneur juga profitnya bukan untuk diri sendiri. Itu gimana ya?”
Jangan khawatir dengan yang satu ini ya..Untuk menjadi seorang Sociopreneur hal tersebut bisa diatasi, kita dapat menggunakan modal Social Capital yang dimiliki setiap individu. Seperti berkomunikasi, menggunakan media sosial dan menulis.
Terus bagaimana jika ingin menjadi seorang Sociopreneur yang sukses? Ini tipsnya:
  1. Jangan takut rugi. Berpikir positif. Krn berbisnis di jalan Allah itu, InsyaAllah hasilnya juga akan baik.
  2. Jika ada kendala, jangan mudah putus asa. Jadikan itu sebagai pelajaran yang berharga untuk kemajuan bisnis kita.
  3. Jangan takut untuk membagikan ide dengan komunitas yang membutuhkan. Membantu sesama kan perbuatan yang dianjurkan Allah Swt. :)
  4. Rajin- rajin mengikuti lomba sociopreneur. Lumayan jika menjadi pemenang, hadiahnya bisa digunakan untuk mengembangkan bisnis terus bisa dikenal sama orang banyak juga.
Itulah pendapatku mengenai sociopreneur. Semoga bermanfaat:)

Dika Restiyani
Muslimah Beauty 2011